Buku ini memiliki 4 keunggulan:

1. Pelajaran Menulis melatih motorik tangan bagi anak.
2. Dengan mewarnai melatih anak untuk mengenal warna-warna dan menumbuhkan kreatifitas.
3. Anak-anak akan diperkenalkan bahasa arabnya sehingga mereka bisa mengucapkan benda-benda yang dia lihat dalam bahasa arab.

4. Dengan suka membaca, diharapkan akan memperluas pengetahuan anak-anak.


Bukankah buku ini sangat bermanfaat bagi anak anda?


Dimensi : 15,5 x 22,5cm
Tebal : 12 Halaman

Harga : Rp 5.000,-






Technorati Tags: , , , , , , , , , ,

Setelah sukses dengan buku Seri Pertamanya Pelajaran Bahasa Arab untuk anak-anak "Mengenal Kosakata" sekarang dikeluarkan buku lanjutannya Pelajaran Bahasa Arab untuk Anak-anak "Mengenal Kata Kerja". Ini adalah buku yang menarik dan disajikan khusus untuk anak-anak kita agar mereka mulai mengenal Kata Kerja dalam bahasa Arab sejak dini.

Sangat menyejukkan hati kita jika buah hati kita terdengar berceloteh dengan bahasa yang mana AlQuran diturunkan. Semoga mereka menjadi anak-anak yang disayangi Allah semasa didunia dan di akhirat.


Penyampaian yang ringan dan menarik bagi anak-anak. Dengan menggunakan metode yang prakktis dan mudah dicerna, disertai gambar-gambar yang menarik, semoga buku ini menjadi buku kesayangan yang sangat bermanfaat dan berharga bagi buah hati anda.

Dimensi : 19 x 21cm
Tebal : 84 Lembar
Harga : Rp 18.000,-




Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,







Buku Pelajaran Bahasa Arab untuk anak-anak "Mengenal Kosakata" Seri 1 ini adalah buku yang menarik dan disajikan khusus untuk anak-anak kita agar mereka mulai mengenal Kosakata bahasa Arab sejak dini.


Penyampaian yang ringan dan menarik bagi anak-anak. Dengan menggunakan metode yang prakktis dan mudah dicerna, disertai gambar-gambar yang menarik, semoga buku ini menjadi buku kesayangan yang sangat bermanfaat dan berharga bagi buah hati anda.



Dimensi : 19 x 21cm

Tebal : 76 Lembar
Harga : Rp 16.500,-




Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Peluang Itu Datang Lagi !!!

Publikasi oleh Abu Abdillah | 23:17 | | 0 comments »

Oleh : Abangku Al Ustadz Abu Khaulah Zainal Abidin

Hari ini terlalu banyak yang telah berubah dan menjadi baik. Orang-orang yang semula kukenal tak pernah sholat, kini tak pernah tertinggal berjama’ah di masjid. Temanku yang dulu masih terbata-bata membaca Al Qur’an, sekarang sudah hafal beberapa juz. Juga tidak sedikit aku temui perempuan yang semula berpakaian seronok, kini bahkan nyamukpun tak menemukan sedikit celah untuk bisa mendarat di kulitnya. Subhaanallah, banyak sekali yang telah berubah…, kecuali diriku.

Hari ini tak sedikit orang yang kukenal baik telah pergi, meninggalkan alam dunia, meninggalkan aku… -yang juga belum berubah-. Dan hari ini kembali ALLAH SWT mempertemukan aku dengan bulan Ramadhan. Artinya, sekali lagi ALLAH, mungkin yang terakhir kali, memberikan aku kesempatan, memberikan aku peluang

Ya, peluang itu datang lagi. Betapa tidak? Bukankah artinya ALLAH SWT telah memanjangkan umurku, yang dengannya peluangku untuk memperbaiki diri serta mengumpulkan bekal masih terbuka. Bukankah Rasulullah SAW pernah berkata:

كل إبن أدم خطاء و خيرالخطا ئين التوابون (رواه الترمذي

(Setiap anak Adam pasti punya kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang bertobat)

Ya, hari ini kembali ALLAH memanggilku dengan panggilan terhormat serta memberikan harapan dan peluang untuk menjadi hamba-Nya yang bertaqwa.

أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون

َ
(Artinya: Hai Orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian puasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi orang yang bertaqwa.) (Al Baqarah:183)

Ya, harus kuakui semua ni’mat ini, yakni panggilan dan peluang ini, sebagaimana juga harus kuakui akan dosa-dosaku selama ini. Maka pantaslah jika aku berharap ALLAH SWT akan mengampuniku, karena tak ada yang dapat memberi ampunan kecuali DIA. Ya, aku ingat betul sebuah do’a yang diajarkan Nabi SAW :

“من قال حين يصبح أو حين يمسي: اللهمَّ أنت ربي لا إله إلا أنت خلقتني وأنا عبدك
وأنا على عهدك ووعدك ما استطعت، أعوذ بك من شرِّ ما صنعت، أبوء لك بنعمتك علي،
وأبوء بذنبي فاغفر لي، إنه لا يغفر الذنوب إلا أنت،
فمات من يومه أو من ليلته دخل الجنة”(رواه أبو داود)

(Barang siapa yang pagi atau sorenya berdo’a: “Allahumma, Engkaulah rabb-ku. Tak ada yang layak diibadahi selain Engkau. Engkaulah yang telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-MU, dan aku terikat perjanjian dengan MU segenap kemampuanku. Aku berlindung kepada MU dari segala keburukan yang aku perbuat. Aku akui akan ni’mat-MU atas diriku, begitu pula aku akui akan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku. Karena sesungguhnya tak ada yang dapat memberi ampunan kecuali Engkau.” kemudian ia mati di pagi atau malamnya, niscaya ia masuk surga.)

Aku sangat yakin ALLAH SWT akan mengampuni dosa-dosaku, selain dosa besar,..oh semoga aku selamat darinya, sebagaimana yang kuketahui dari lisan Nabi-NYA SAW :

ورمضان إلى رمضان مكفرات لما بينهن ما اجتنبت الكبائر (مسلم

(Antara Ramadhan ke bulan Ramadhan merupakan penghapus dosa, selain dosa besar)

Ya, peluang itu datang lagi. Aku berada di tengah-tengah waktu di mana seandainya aku melakukan satu kebaikan ALLAH SWT akan membalasnya berpuluh bahkan beratus kali lipat. Jika aku menolong seseorang itu seakan aku menolong berpuluh bahkan beratus orang. Jika aku bersedekah sekali itu seakan aku bersedekah puluhan bahkan ratusan kali. Sanggupkah aku lakukan yang demikian itu di waktu selain Ramadhan ? Mungkinkah yang demikian itu terjadi di waktu selain Ramadhan?

Ya, peluang itu datang lagi. Aku berada di tengah-tengah waktu di mana tak ada satu kebaikan yang aku lakukan lebih dihargai di hadapan ALLAH SWT selain di waktu ini, tentunya selain amalan khusus di waktu ini, yakni shaum. Melalui Hadits Qudsyi, ALLAH SWT telah berfirman:

كل عمل ابن آدم له إلا الصيام، فإنه لي وأنا أجزي به …(رواه ألبخاري

(Setiap amalan anak Adam kembali bagi nya, kecuali Shaum. Karena shaum itu untuk Aku. Aku sendiri yang akan mengganjarnya)

Paling tidak, seandainya aku berpuasa dan menegakkan malam-malamnya dengan sholat taraweh, ALLAH SWT akan mengampuni dosa-dosaku yang telah lampau. Ya, itu aku yakini, karena Nabi Yang Mulia SAW pernah bersabda:

من صام رمضان إيمانا وإحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه (متفق عليه

(Barang siapa yang menegakkan ramadhan didasari keimanan dan mengharapkan pahala, niscaya diampuni bagi nya dari dosa-dosanya yang lampau.)

Ya, tentu saja jika aku percaya dan yakin akan wajibnya puasa ini. Jika aku tidak mengatakan bahwa puasa ini sekedar adat kebiasaan. Jika aku tidak menyambutnya sebagai semata ritual budaya tahunan. Tetapi aku menerimanya sebagai sebuah kewajiban yang ALLAH SWT bebankan kepada setiap muslim. kemudian aku mengharapkan ganjaran dari ALLAH SWT -tidak dari selain DIA- atas puasaku ini, dan atas amalan-amalan ramadhanku ini.

Ya, aku harus mengharapkan ganjaran-NYA, dan ini bukan berarti aku tidak ikhlas dalam beribadah, seperti kata sebagian orang yang aku tahu itu keliru. Justru dengan mengharapkan ganjaran-NYA lah tanda keikhlasan itu. Bukankah Nabi SAW sendiri berdo’a dan meminta kepada ALLAH SWT :

اللهم إني أسألك الجنة وأعوذ بك من النار

(Ya ALLAH. Sesungguhnya aku mengharapkan dari MU surga dan berlindung kepada MU dari api neraka.)

Dan Rasulullah SAW juga bersabda:

إذا جاء رمضان فتحت ابواب الجنة وغلقت ابواب الناروصفدت الشياطين (رواه مسلم

(Apabila datang bulan Ramadhan. Pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan syaithan-syaithan dibelenggu)

Ya, peluang itu datang lagi. Peluang di mana pintu-pintu rahmat-ALLAH terbuka lebar, sementara pintu-pintu neraka ditutup. Bahkan syaithan pun dibelenggu sehingga tidak leluasa mengganggu manusia, termasuk mengganggu diriku. Tinggallah aku sendiri. Apa yang akan aku lakukan di saat pahala dan ampunan ALLAH begitu mudah untuk diraih?

Ya, peluang itu datang lagi. Peluang untuk mendapatkan satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Lailatul Qadar !!! Malam di saat segala kebaikan dilipatgandakan lebih dari malam-malam yang lain. Malam yang seharusnya kupersiapkan diriku, manakala mendapatinya, berdo’a dengan do’a yang Rasulullah SAW ajarkan kepada Aisyah ra

:
اللهم إنك عفو تحب العفوفاف عني

(Ya ALLAH. Sesungguhnya Engkau Maha Pema’af, maka ma’afkanlah aku.)

Ya, peluang itu datang lagi. Dan aku tahu, setiap manusia senantiasa butuh momentum. “Inilah saatnya ! Mumpung ! Kapan lagi ?” Semua itu merupakan ungkapan yang menunjukkan betapa sebuah momentum dapat menjadi motivator yang mampu melipatgandakan kemauan dan semangat.

Karenanya, ini pulalah saatnya untuk mulai menghentikan kebiasaan-kebiasaan burukku, dan mulai membiasakan berbagai kebaikan. Inilah saatnya meninggalkan berbagai kemaksiatan yang telah menjadi kebiasaanku, kemudian menjadikan berbagai amalan sholih dan ketaatan sebagai kebiasaanku yang baru.

Ya, peluang itu datang lagi dan sungguh tak boleh aku lupakan satu peristiwa penting di saat seorang manusia termulia di muka bumi ini meng-amin-kan ucapan dari seorang malaikat terkemuka di langit. Yakni, ketika Rasulullah SAW meng-amin-kan ucapan Jibril as:

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ارتقى المنبر فقال آمين آمين آمين
فقيل له يا رسول الله ما كنت تصنع هذا
فقال قال لي جبرائيل عليه السلام رغم أنف عبد دخل عليه رمضان فلم يغفر له فقلت آمين

(Dari Abu Hurairah ra: Bahwasanya Rasulullah SAW ketika di atas mimbar pernah mengucapkan, ” Amin!, Amin!, Amin!” Maka beliaupun ditanya,” Apa yang menyebabkan engkau mengatakan itu, wahai Rasulullah?” Maka beliaupun menjawab, “Jibril berkata kepadaku :Merugilah orang yang mendapati bulan Ramadhan tetapi tidak memperoleh ampunan. Maka aku katakan: Amin...”

Ya, inilah saatnya meraih berjuta pahala, inilah saatnya meraih berjuta ampunan. Boleh jadi ini peluang terakhir bagiku. Dan alangkah merugi serta tak bersyukurnya aku seandainya bulan Ramadhan telah berlalu, sementara tak kuraih peluang ini.

Waspadai Gempa Bumi

Publikasi oleh Abu Abdillah | 13:05 | | 0 comments »

Bencana Gempa Bumi datang tanpa ada perjanjian. Kapan dan dimanapun bisa terjadi itu kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala. Berawal sejak terjadinya gempa bumi yang disusul Tsunami di Aceh, maka dimulailah dipasarkan sebuah produk Alarm Gempa dengan kemampuan deteksi kedatangan gempa sejak adanya getaran pada RATUSAN KILOMETER dibawah permukaan bumi.

Mari kita kenalan lebih dekat lagi... : SPESIFIKASI:
Tegangan : 9 Volt – Batu Baterai
Daya : 0.5 Watt (pada saat berbunyi, terdengar keras dari jarak 30 m)
Umur Baterai : 3 Tahun (stby)
Dimensi : 80 x 50 x 155 mm
Berat Netto : 320 gram
Bahan Rangka : Stainless Steel & Aluminum
Bahan Contact pendulum : Stainless Steel

KEUNGGULAN YANG TIDAK DIMILIKI PRODUK LAIN:
a. Ada sakelar ON – OFF.
b. Bisa diletakkan diatas meja atau digantung didinding tembok.
c. Pendulum terbuat dari logam anti karat ( Stainless Steel ).
d. Bisa direparasi (bila perlu).
e. Bentuk dan modelnya bagus.
f. Harga Terbaik.
g. Gratis 9 Volt batu baterai.

PENJELASAN ALAT SECARA UMUM:
1. Memberi peringatan dini terjadinya gempa bumi dengan mendeteksi gelombang awal gempa yang masih kecil (Gelombang Primer).
a. Gelombang gempa bumi terdiri dari 2 yaitu : Gelombang Primer dan Gelombang Sekunder.
b. Gelombang Primer adalah gelombang gempa bumi yang datang lebih cepat atau datang lebih dulu karena Gelombang Primer tersebut mempunyai kecepatan rambat yang lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan rambat Gelombang Sekunder di permukaan bumi.
c. Kecepatan rambat Gelombang Primer = 5 km / detik.
Kecepatan rambat Gelombang Sekunder = 2 km / detik.

2. Membangunkan anda dari tidur bila terjadi awal gempa yang masih kecil (Gelombang Primer), dengan suara alarm yang keras.
a. Alat Detektor Gempa ini dirancang untuk berbunyi dengan suara yang cukup keras supaya bisa didengar dari jarak efektif sekitar 30 meter dan membangunkan anda dari tidur bila diletakkan didalam kamar tidur.
b. Bila alarm berbunyi, segeralah sadar dan bangun karena telah terjadi gempa bumi disuatu tempat.
c. Alarm akan berbunyi karena ada Gelombang Primer Gempa yang terdeteksi, segeralah menyelamatkan diri.

3. Memberikan detik – detik waktu yang berharga untuk segera menyelamatkan diri ketempat yang lebih aman sebelum gempa penghancur datang (Gelombang Sekunder).
a. Bila alarm berbunyi, segeralah sadar dan bangun karena telah terjadi gempa bumi dengan pusat gempa yang mungkin dekat atau ratusan kilometer jauhnya.
b. Selamatkan diri dan keluarga anda dengan berlindung / membungkuk dibawah perabot rumah yang kokoh (dibawah meja, kursi, dll) atau bila masih memungkinkan karena posisi anda dekat dengan pintu keluar segeralah keluar rumah / gedung, karena dalam hitungan detik mungkin datang gelombang gempa penghancur (Gelombang Sekunder / “S compression wave”).

4. Kepekaan / sensitifitasnya bisa diatur.
a. KNOP PUTAR PENGATUR KEPEKAAN terletak disebelah kiri alat (gambar lokasi knop dapat dilihat pada kotak Alarm Gempa).
b. Atur knop putar untuk mengatur kepekaan alat, putar ke kanan membuat alat lebih peka. Bila alat berbunyi karena ada getaran dari kendaraan yang lewat, maka kepekaan alat perlu dikurangi dengan cara memutar knop kira – kira ½ putaran kekiri ( ½ putaran berlawanan jarum jam atau ½ CCW). Kalau masih terlalu peka, maka putaran perlu ditambah.

5. Memberi kepastian adanya sebuah gempa bumi.
a. Membangunkan kita dari tidur dan memastikan adanya gempa bumi (bukan vertigo) sehingga tidak ada lagi kebimbangan atau waktu yang tersia – sia untuk segera menyelamatkan diri.

6. Memonitor gempa – gempa susulan.
a. Setelah terjadi gempa bumi, maka akan terjadi gempa - gempa susulan yang jumlahnya bisa mencapai puluhan kali.
b. Adanya Alarm Gempa sangat membantu memonitor gempa – gempa susulan tersebut untuk kepentingan keselamatan dan membantu menurunkan perasaan trauma pasca gempa.

7. Mampu mendeteksi gempa bumi yang berpusat ratusan kilo meter jauhnya.
a. Kepekaan alat bisa diatur sangat peka, sehingga getaran gempa bumi yang berpusat ratusan kilo meter jauhnya dapat dideteksi oleh Alarm Gempa.
b. Bila alat di set dengan kepekaan yang sangat tinggi, maka disarankan alat diletakkan pada tempat yang jauh dari sumber - sumber getaran (contoh : getaran kendaraan lewat, getaran dinding karena buka – tutup pintu, getaran lantai karena banyak orang lewat, dll).

8. Menggunakan batu baterai 9 Volt yang dapat bertahan sampai 3 tahun pada kondisi normal.
a. Peralatan dicatu dengan batu baterai 9 Volt. Pada kondisi normal atau pada kondisi sedang memonitor gempa dapat bertahan sampai 3 tahun.
b. Batu baterai dapat diganti sendiri dengan mudah. (lokasi baut untuk mengganti batu baterai dijelaskan pada kotak Alarm Gempa).
c. Gunakan batu baterai 9 Volt yang berkwalitas / bermerek untuk menjamin umur pakainya.

Semoga informasi ini bermanfaat buat anda dan keluarga.

Harga : Rp 280.000,-






Technorati Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,